
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Aksi penganiayaan terhadap seorang pemuda yang sedang dalam perjalanan dan beristirahat di sebuah lokasi bernama Maruasey, Minahasa Selatan, viral di media sosial Facebook dan memicu perdebatan di kalangan warganet. Pemuda tersebut diduga menjadi korban main hakim sendiri oleh sejumlah warga setempat yang mencurigainya akan melakukan tindakan kejahatan.

Kejadian ini sontak menyebar luas dan menimbulkan berbagai spekulasi, termasuk klaim bahwa insiden tersebut terjadi di sebuah resting area. Menanggapi isu yang beredar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Pemkab Minahasa Selatan, Tusrianto Rumengan, memberikan klarifikasi.

Rumengan menegaskan bahwa lokasi kejadian bukanlah di resting area seperti yang ramai diperbincangkan, melainkan di area pribadi milik warga setempat. “Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut bukan di resting area, tetapi di tempat milik pribadi warga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rumengan menyampaikan imbauan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan kepada para pelancong yang melintasi wilayah tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan resting area yang telah disediakan sebagai fasilitas umum milik pemerintah. “Silakan mampir dan beristirahat di resting area yang telah kami sediakan. Tempat tersebut adalah fasilitas umum yang aman dan nyaman,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Maruasey untuk bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban demi menciptakan suasana yang kondusif dan aman bagi semua. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk tidak main hakim sendiri dan selalu mengedepankan proses hukum yang berlaku. (Fanly)
![]()





