Bupati FDW Pimpin Pencanangan Sensus Ekonomi 2026: Memetakan Kekuatan Ekonomi untuk Kesejahteraan Unggul

oleh

Minsel, www.inspirasikawanua.com – Semangat optimisme membuncah di Kabupaten Minahasa Selatan saat Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., secara resmi mencanangkan dimulainya Sensus Ekonomi 2026. Acara monumental yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Minahasa Selatan ini bertempat di Hotel Sutan Raja Amurang, Kamis (11/6/2026), menjadi penanda dimulainya upaya strategis untuk memotret secara akurat denyut nadi perekonomian daerah yang terus berkembang pesat.

Kabupaten Minahasa Selatan, sebuah permata di Provinsi Sulawesi Utara, bukan hanya kaya akan keindahan alamnya, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi yang luar biasa. Dengan luas wilayah 145.674 hektar, di mana lebih dari separuhnya adalah kawasan pertanian yang subur, daerah ini memiliki fondasi kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakatnya. Data terbaru menunjukkan bahwa Kabupaten Minahasa Selatan dihuni oleh 244.070 jiwa, dengan laju pertumbuhan penduduk yang terkendali.

Tren positif pembangunan daerah semakin dipertegas oleh kinerja ekonomi yang mengagumkan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan ketahanan yang patut diacungi jempol, tercatat sebesar 5,54 persen pada tahun 2023, melonjak menjadi 5,58 persen di tahun 2024, dan diproyeksikan tetap kuat di angka 5,27 persen pada tahun 2025. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari vitalitas ekonomi daerah yang terus bergerak maju, sekaligus menegaskan betapa krusialnya data yang akurat dan berkualitas dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berdaya guna.

Baca juga:  Komite II DPD RI Raker dengan Kementerian PUPR RI, Senator Stefanus BAN Liow Sampaikan Aspirasi Masyarakat Sulut

Sensus Ekonomi, yang diselenggarakan sepuluh tahun sekali dan tahun 2026 ini merupakan pelaksanaan kelima kalinya, memegang peranan yang sangat penting dan strategis. Sensus Ekonomi 2016 lalu telah memberikan gambaran berharga, mencatat sebanyak 32.069 usaha di Minahasa Selatan, terdiri dari 31.958 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) serta 111 Usaha Menengah dan Besar (UMB). Hasil sensus sebelumnya juga menyoroti dominasi sektor perdagangan dan industri pengolahan sebagai motor penggerak utama penyerapan tenaga kerja di daerah ini.

Kini, Sensus Ekonomi 2026 hadir sebagai instrumen vital untuk menangkap perubahan dan dinamika struktur perekonomian Minahasa Selatan selama satu dekade terakhir. Sensus ini akan mengumpulkan data komprehensif mencakup jumlah usaha, jenis lapangan usaha, skala usaha, omzet, hingga perkembangan pesat ekonomi digital. Data yang dihasilkan akan menjadi peta jalan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam merancang kebijakan ekonomi yang inovatif, membina UMKM agar semakin berdaya saing, menarik investasi yang berkelanjutan, mengoptimalkan seluruh potensi usaha yang ada, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang merata.

Baca juga:  Dihari Ulang Tahunnya, Calon Bupati Minut SGR Kena Prank Dari Tim

Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPS Kabupaten Minahasa Selatan atas dedikasi mereka dalam menyediakan data statistik yang berkualitas. Beliau juga menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dimulainya pelatihan bagi para petugas lapangan menjadi tonggak awal yang signifikan, dengan harapan setiap petugas dapat menjalankan tugasnya secara profesional, menjunjung tinggi integritas data, dan menjadi ujung tombak keberhasilan sensus ini.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Minahasa Selatan untuk memberikan partisipasi aktif dan memberikan data yang akurat. Keterlibatan Anda semua adalah kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026, yang pada gilirannya akan membawa manfaat besar bagi kemajuan daerah kita,” ujar Bupati Wongkar.

Acara pencanangan ini turut dihadiri oleh Kepala BPS Kabupaten Minahasa Selatan, Irena Listianawati, S.ST., S.E., M.Si., beserta jajaran; Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Frangky Tangkere, S.P., M.Si., beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan; para instruktur dan narasumber ahli seperti Frenly Wongkar, S.Si., Widhita Krisnahapsari, S.ST., M.SE., dan Afwin Fauzy Akhsan, S.Tr.Stat.; Novie Gontha selaku pemimpin Doa. (Fanly)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP