
Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Dalam menantikan pengumuman hasil seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), sejumlah aktivis Minahasa Utara, termasuk William Luntungan meminta agar orang yang nantinya akan menduduki jabatan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di bumi Klabat harus mengerti dan paham tentang likungan pemerintahan Minut serta kondisi daerah.
Luntungan mengatakan jika jabatan sekretaris daerah sangat sentral dalam struktur pemerintahan daerah, untuk itu harus diisi oleh pejabat yang paham dengan kondisi Minahasa Utara terutama dilingkup pemerintahan sehingga tidak perlu penyesuaian jika dipercayakan menduduki jabatan Sekda.
“Sekda harus paham dengan kondisi daerah agar dalam menjalankan tugasnya bisa langsung menyesuaikan pola kerja Bupati dan Wakil Bupati. Jangan sampai Bupati dan Wabup JG-KWL sudah berlari tetapi Sekda masih merangkak,” singgung Luntungan.
Terkait seleksi calon Sekda Minut William Luntungan sangat meyakini pelaksanaannya objektif dan tidak ada muatan politik apalagi titipan.
“Semoga Pengalaman dua kali jabatan Sekda Minut yang ditransfer dari Provinsi tidak terjadi pada perekrutan Sekda kali ini, sebab pejabat Minut yang masuk bursa calon Sekda merupakan birokrat handal dan mumpuni untuk menduduki jabatan tertinggi dalam jabatan ASN di Bumi Klabat,” harap Luntungan.
Perlu diketahui empat calon Sekda yang saat ini sedang mengikuti seleksi, Hanny Tambani jabatan staf ahli Bupati Minut, Jossy Kawengian Sekertaris Dewan Minut, Arnoldus Wolajan Kepala Bapelitbang Minut dan Novly Wowiling Kadis Pertanian Provinsi Sulut. (Josua)
![]()





