Viral Oknum ASN Sombong dan Tidak Beretika, Ini Sikap ODSK

oleh

Manado, www.inspirasikawanua.com – Tindakan tegas diambil Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw terhadap beberapa oknum ASN yang terlibat adu mulut dalam video yang viral di media sosial baru-baru ini.

Dalam video viral tersebut memperlihatkan adu mulut terjadi antara seorang pengendara motor yang diduga menjadi korban kecelakaan dengan beberapa oknum berseragam ASN, terjadi pada hari Selasa, 13 Desember 2022 di Desa Pangu, Minahasa Tenggara.

Tampak dalam video, pengendara motor merasa keberatan karena jalur jalannya “dicuri” oleh mobil yang dikendarai oknum ASN sehingga menyebabkan pengemudi motor terjatuh dan mengalami luka-luka.

Kejadian yang terekam dalam video tersebut kemudian membuat heboh warganet yang menilai sikap dan perilaku dari oknum ASN sombong serta tidak beretika.

Atas kejadian tersebut, Pemprov tersebut kemudian langsung memanggil dan menindak oknum ASN yang terlibat dengan memberikan pembinaan sesuai dengan aturan disiplin yang berlaku.

Inspektur Meiky Onibala dan Kepala BKD Clay June Dondokambey memanggil dan melakukan pembinaan bagi para ASN yang terlibat dalam video viral tersebut.

Baca juga:  Selesai Musyawarah Pra Kegiatan, Pemdes Nain Satu Salurkan BLT DD 6 Bulan Sekaligus

Menurut Clay June Dondokambey, pemberian sanksi ini bukan lagi soal siapa salah siapa benar, tetapi ini merupakan pertanggungjawaban Pemprov Sulut ke publik.

“Posisi kita sebagai Aparatur Sipil Negara memang rentan terhadap sorotan, kritikan dari masyarakat. Karena itu kita harus tahu menempatkan diri. Saya pahami posisi kalian di era medsos saat mungkin kalian lagi sial aja. Tetapi suka atau tidak suka wajah Pemprov tercoreng dengan adanya video viral ini yang secara tidak langsung bisa mereduksi segala capaian dan prestasi baik yang dicapai Pemprov Sulut khususnya bidang kepegawaian,” tegas Kaban Clay.

Sementara itu, Inspektur Meiky Onibala meminta 6 ASN dalam video viral untuk tahu menjaga marwah ASN agar tidak bertindak arogan, tahu menempatkan diri dan bisa menahan diri.

“Kita wajib menjadi teladan, di manapun kita pergi dan berada. Karena sudah benarpun yang kita lakukan ada saja orang yang nyinyir dan sebagainya. Apalagi jika kita berbuat kesalahan, karena itu tahan diri, jaga sikap dan perilaku. Dan melalui kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi ASN kedepannya,” tandas Onibala.

Baca juga:  Wali Kota Angouw Lantik dan Kukuhkan Pengurus Tilawatil Qur’an Kota Manado

Berikut poin-poin hasil pembinaan :
1. Semua yang ada dalam video viral di panggil atas arahan pimpinan untuk di bina
2. Pembinaan oleh Asisten 2, Inspektur, BKD di Kantor Inspektorat
3. Setelah di bina Disiplin dan Etika, semua yang terlibat diwajibkan menulis surat pernyataan, yang isinya :
– Mengakui kesalahan
– Tidak akan mengulangi kesalahan
– Akan meminta maaf kepada yang bersangkutan dan keluarga dalam waktu 1 x 24 jam
4. Semua yang terlibat / viral dalam video mendapatkan sanksi / hukuman sesuai peraturan disiplin PNS.

Ditegaskan pula, bila dalam waktu 1×24 jam tidak melakukan permintaan maaf, maka akan diberikan sanksi tegas selanjutnya.  (Maycle)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP