
Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Protes warga kembali dilakukan sehubungan dengan kegiatan pembangunan jalan Kuwil, Kaleosan, Sampiri. Jika sebelumnya keluhan datang dari warga Kaleosan, kini giliran sejumlah masyarakat Kuwil yang bikin aksi.
Tak tanggung-tanggung, warga memblokir jalan akibat kesal dengan kegiatan proyek yang dinilai terlalu menyusahkan warga.
“Kami bukannya menolak adanya pekerjaan ini, namun kami minta kontraktor memperhatikan juga aspek-aspek yang merugikan masyarakat akibat pekerjaan ini,” kata Anita Wagania, Kamis (22/6/2023).
Dibeberkannya, akibat pengerukan jalan oleh para pekerja proyek, akses masuk ke sejumlah rumah warga terputus. Bahkan, di beberapa titik meninggalkan lubang yang sangat berpotensi membahayakan.

“Belum lagi ada beberapa warga yang terpaksa harus memarkir kendaraan di (bahu) jalan lantaran akses ke pekarangan rumah terputus,” ujarnya sembari menambahkan, sudah ada beberapa warga yang terperosok akibat pekerjaan itu.
Ia juga mengaku pihaknya sudah 3 minggu mengeluhkan kondisi ini ke para pekerja, termasuk meminta agar lubang-lubang yang ada di pinggir jalan akibat galian secepatnya ditimbun, namun tak pernah diindahkan.
“Nanti ketika kami sudah blokir jalan baru mereka tindaklanjuti. Inikan pola kerja yang tidak baik,” sesalnya.
Sementara itu PPK Bina Marga Hamka Mamonto saat dikonfirmasi menyampaikan jika masyarakat menutup jalan karena meminta kejelasan kapan dilakukan pengaspalan. Jadi pihaknya menyampaikan jika untuk pengaspalan masih menunggu cuaca yang bagus karena menyesuaikan dengan cuaca.
” Dorang ada tutup masyarakat minta kejelasan kapan mo ba aspal.. Kita so sampaikan menunggu cuaca bagus.. Karna kalo aspal nd bisa langsung brenti ujang langsung aspal harus menyesuaikan dengan cuaca..,” tulis Hamka lewat pesan WhatsApp.
Sementara itu, pantauan di lapangan beberapa saat setelah aksi blokir jalan oleh warga, pihak pekerja langsung action di lokasi. Nampak sejumlah truk langsung mendatangi beberapa lokasi yang dikeluhkan dan melakukan penimbunan. (Josua)
![]()





