Masyarakat dan Guru-guru SD GMIM 60 Pinilih Ungkap Kepsek Kamagi Sebut Ada Upeti Untuk Inspektorat Minut

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Kabar mengejutkan datang dari dugaan penyelewengan dana BOS SD GMIM 60 Pinilih. Saat masyarakat dan para guru mengadu ke sejumlah awak media mereka menyebutkan jika Kepsek sempat menyampaikan memberikan Upeti kepada Inspektorat Minut saat memasukkan laporan pertanggungjawaban dana BOS tahap satu.

Frans Otta selaku masyarakat bersama beberapa guru di SD GMIM 60 Pinilih, Nortje Walukow, Melisa Tudus menyebutkan jika Kepala Sekolah Jastila Farantika Kamagi menyampaikan jika dirinya memberikan sesuatu berupa Upeti untuk Inspektorat Minut.

“Kepsek bilang, kan apa yang da kase pa Inspektorat kan nda harus mo tulis,” beber Frans yang diiyakan kedua guru itu mengulangi perkataan Kepsek Kamagi.

Baca juga:  Kunker Ke Kepulauan, Olivia Mantiri Serap Aspirasi Warga Naen

Ditambahkan Frans Otta jika dirinya dan guru-guru siap mempertanggungjawabkan perkataan mereka sebab mereka mendengar langsung perkataan Kepsek Kamagi dan itu terjadi dalam sidang Jemaat.

Sementara itu Kepsek Jastila Farantika Kamagi saat dikonfirmasi langsung di sekolah Rabu (18/10/2023) awalnya menyatakan jika hal tersebut tidak benar, tapi kemudian ia seakan membenarkan hal tersebut dengan mengatakan.

“Nda, itu tidak benar, Ia kita bilang, tapi tidak menyebutkan nama instansi,” ujar Kamagi. (Josua)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *