Diduga Terjadi Penggelembungan Suara DPRD Provinsi, Data Rekapitulasi KPU Bitung Disinyalir Untungkan Salah Satu Partai

oleh

BITUNG, www.inspirasikawanua.com – Data rekapan manual KPU Bitung dalam penghitungan surat suara pemilihan umum (pemilu) 2024 DPRD Dapil 2 Provinsi Minut Bitung dinilai kacau dan diduga menguntungkan salah satu partai karena disinyalir terjadinya pengelembungan suara. Hal tersebut diungkapkan salah satu warga inisial MM kepada sejumlah media beberapa waktu lalu.

Berdasarkan informasi tersebut, dan dari hasil penelusuran media ini, hasil pantauan di lapangan terdapat perbedaan antara data manual KPU Bitung dan Sirekap KPU RI.

Dari hasil pantauan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat LSM  dan Ormas meminta pendataan manual KPU Bitung perlu diaudit oleh lembaga independen.

Baca juga:  JG KWL Sukses Bawa Kabupaten Minut Raih Opini WTP

Proses rekapitulasi penghitungan manual suara yang terjadi di KPU Bitung dinilai berbeda. Yang seharusnya data harus sesuai Sirekap RI.

”Ini harus menjadi perhatian penting dari Bawaslu sebagai Badan Pengawas Pemilihan Umum ,” harapnya.

Dari hasil data yang didapat, Ada selisih angka yang berbeda dari D hasil dan yang dituangkan dalam si rekap.

Misalnya pada kecamatan Matuari, dalam si rekap sudah diupload sekitar 90 persen C plano dan C hasil yang jumlahnya sekitar 6000 namun pada D hasil di Kecamatan tersebut angka yang diperoleh salah satu Parpol tembus 9000

Baca juga:  Marijo Bakobong, Camat Liksel Ikut Menanam Bersama Pemdes Di Perkebunan Perangkat Desa Batu

Angka ini berbeda dengan angka yang ada di si rekap. Selisih angka itu diduga terjadi pada Partai penguasa di kota Bitung. Dimana mengalami pengelembungan suara menembus angka 9000 pada D hasil sementara di laman si Rekap KPU angkanya hanya 6000. Artinya ketambahan 3000 suara

Sampai berita ini diturunkan, dugaan tersebut masih tetap dalam pantauan Media, LSM dan masyarakat. (**)

Loading