Kurangnya Tenaga Medis Kepulauan, Warga Desa Nain Berjuang Hidup Mati Melahirkan Di Atas Perahu

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Daerah Kepulauan di kabupaten Minahasa Utara, ternyata masih minim dan belum layak untuk menerima pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya.

Seperti halnya masyarakat yang ada di Desa Nain, Kecamatan Wori. Masyarakat di desa Nain masih belum menerima pelayanan kesehatan yang layak.

Salah satu buktinya, beberapa waktu lalu, seorang warga desa Nain, jaga 11, bernama Susan Tabuan, harus berjuang antara hidup dan mati untuk melahirkan di atas perahu yang hendak membawanya menyebrang lautan menuju ke Manado untuk melakukan persalinan.

Baca juga:  Gelar Rapat Pleno Diperluas, Golkar Minut Siap Tatap Pilkada 2020

Hukum Tua Nain Muskun Hasyim saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Ia, Susan memang benar berjuang dan melahirkan anak laki-laki di atas perahu. Hal itu terjadi karena sudah tidak sempat lagi untuk dilarikan ke Rumah Sakit karena jaraknya yang harus menyebrangi lautan,” beber Muskun.

Hukum tua juga berharap untuk Pemerintah Kabupaten Minut khususnya Dinas Kesehatan agar dapat menempatkan tenaga medis di Pulau Nain.

“Di Nain kami juga sudah membangun Poskesdes untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Tapi yang menjadi kendala saat ini tenaga medis dan peralatan juga obat-obatan belum ada. Sehingga untuk pelayanan kesehatan kami harus ke pulau seberang Pulau Mantehage atau ke Manado dan itu kami lakukan dengan menyebrangi lautan,” tutup Hukum Tua Muskun. (Josua)

Loading