
Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Wangke Karundeng, menyatakan optimisme mengenai ketersediaan pangan selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, kondisi pangan di wilayah Minut dipastikan aman berkat berbagai upaya yang sedang dilakukan, termasuk program ketahanan pangan yang terus diperkuat.
“Kami terus berpacu dalam meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, khususnya di Kabupaten Minahasa Utara. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung wujud Asta Cita Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan, guna mewujudkan swasembada pangan yang lebih baik,” ujar Wangke Karundeng.
Salah satu program yang sedang berjalan adalah panen padi ladang yang saat ini berlangsung di sejumlah wilayah Minut.
Karundeng menjelaskan bahwa padi yang dipanen tidak hanya untuk konsumsi lokal, tetapi juga untuk dijual dan sebagian disiapkan sebagai bibit untuk musim tanam berikutnya.
“Ketersediaan pangan kita cukup baik, karena padi yang panen sekarang bisa dikonsumsi, dijual, dan sebagian lagi disiapkan untuk bibit. Ini akan menjadi modal penting untuk memastikan pangan tetap tersedia,” tambahnya.
Untuk mendukung para petani, Dinas Pertanian Minahasa Utara, sesuai arahan dari Bupati dan Wakil Bupati Minut, terus memberikan bantuan kepada kelompok-kelompok tani yang terdaftar.
Bantuan tersebut mencakup pemberian bibit dan subsidi pupuk yang dapat membantu petani meningkatkan hasil pertanian mereka.
“Bantuan ini kami salurkan melalui kelompok-kelompok tani yang terdaftar dan harapannya, para kelompok tani bisa menginput data secara sistematis agar bantuan ini tepat sasaran,” terang Karundeng.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Kadis Pertanian Minut yakin ketahanan pangan di daerah Kabupaten Minut ini dapat terus terjaga, terlebih pada saat permintaan pangan meningkat selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri. (Josua)
![]()





