RSUD Maria Walanda Maramis Capai 90% Layanan Tanpa Kertas, Bukti Nyata Dukungan Terhadap Pemkab Minut Sebagai Kabupaten Digital

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com  – Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune J. E. Ganda (JG) dalam mewujudkan transformasi digital terus mendapatkan dukungan nyata dari berbagai sektor. Salah satu yang paling menonjol adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis, yang kini telah mencapai lebih dari 90 persen layanan tanpa kertas (paperless).

Pencapaian ini diungkap langsung oleh Direktur RSUD Maria Walanda Maramis, dr Alain V. Beyah, dalam kegiatan Sosialisasi ASN Digital yang digelar pada Senin (11/8/2025) pagi.

Kepada Sekretaris Daerah Novly G. Wowiling, dr Alain melaporkan bahwa hampir seluruh layanan di rumah sakit tersebut kini telah terdigitalisasi.

“Mohon izin Pak Sekda, saat ini kita (RSUD Maria Walanda Maramis) sudah sembilan puluhan persen paperless,” ujar dr Alain dalam laporannya.

Baca juga:  Tidak Hanya Omon-omon, Tonaas Wangko Isak Tambani Disupport Reynald Tuwaidan Berikan Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Tiwoho

Menurutnya, berbagai layanan—mulai dari pendaftaran pasien rawat jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga rawat inap—sudah terintegrasi melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Termasuk pula pelayanan di poli rawat jalan yang kini telah terhubung dengan aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Tak hanya mempercepat proses pelayanan, sistem digital ini juga memberikan kemudahan baru bagi pasien. Salah satunya adalah fitur pemilihan dokter secara mandiri yang bisa dilakukan langsung melalui perangkat digital.

“Masyarakat kini bisa menentukan sendiri akan berobat dengan dokter siapa, cukup lewat sistem yang ada di handphone mereka,” terang dr Alain.

Baca juga:  Roadshow www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id Sasar Pemkab Minut

Digitalisasi ini, lanjutnya, merupakan tindak lanjut dari visi besar pemerintahan JGKWL (Joune Ganda – Kevin Lotulung) dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima, cepat, dan efisien untuk masyarakat.

“Tak perlu lagi membawa banyak berkas atau formulir seperti dulu. Hampir seluruh proses layanan kini bisa diakses secara digital. Harapannya, dengan ini, masyarakat semakin dimudahkan dalam mengakses layanan kesehatan,” pungkasnya.

Pencapaian RSUD Maria Walanda Maramis ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital di Minahasa Utara bukan sekadar slogan, melainkan sudah mulai terwujud di sektor-sektor vital, termasuk kesehatan. (Josua)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP