Desa Kepulauan Nain dan Nain Satu, Unggul dengan Produksi Ikan Roa Gepe, Ikan Asin dan Rumput Laut Berkualitas

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com — Terletak di salah satu pulau terluar di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, 2 desa Kepulauan yakni Desa Nain dan Nain Satu, Kecamatan Wori, menyimpan potensi ekonomi yang luar biasa. Meski berada jauh dari pusat perkotaan, desa yang dikelilingi laut biru ini dikenal luas sebagai sentra produksi ikan roa Gepe, rumput laut, dan ikan asin berkualitas tinggi.

Hasil laut dari Desa Nain dan Nain Satu tidak hanya dipasarkan di Kota Manado dan kabupaten/kota sekitarnya, tetapi juga telah menembus pasar luar daerah, baik dalam bentuk ikan roa Gepe mentah maupun produk olahan seperti sambal roa dan rica roa yang memiliki cita rasa khas.

Hukum Tua Desa Nain Muskun Hasyim dan Pejabat Hukum Tua Nain Satu, Rudy Ponge, menjelaskan bahwa keunggulan dua desa ini terletak pada kekayaan hasil laut dan semangat warganya dalam mengolah sumber daya lokal.

Baca juga:  HerKis Optimis 3 Poin, Eksel Dkk Siap Habis-habisan

“Desa Nain dan Nain Satu ini memang kecil dan terletak di pulau terluar, tapi kami punya potensi besar dari laut. Ikan roa Gepe,.ikan asin dan rumput laut sudah menjadi andalan masyarakat Nain dan Nain Satu. Banyak yang dikirim ke Manado bahkan keluar daerah,” ujar Rudy Ponge bersama Muskun Hasyim.

Lebih lanjut, keduanya menuturkan bahwa sebagian besar warga menggantungkan hidup dari sektor perikanan dan hasil olahan laut. Pemerintah desa juga terus mendorong peningkatan kualitas produksi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Baca juga:  North Sulawesi Music Vaganza December Festival 2022 Sukses, Secret Number Pukau Ribuan Penonton, Gubernur Olly: Tugas Pemerintah Membahagiakan dan Mensejahterakan masyarakat

“Kami berupaya meningkatkan mutu dan kemasan produk supaya bisa menembus pasar lebih jauh lagi. Harapan kami, produk dari Desa Nain dan Nain Satu ini bisa dikenal sebagai oleh-oleh khas dari Minahasa Utara,” imbuh keduanya.

Keunggulan lain dari Desa Nain dan Nain Satu adalah semangat gotong royong dan kemandirian masyarakatnya dalam mengelola hasil laut secara tradisional, namun tetap menjaga kualitas dan cita rasa.

Dengan potensi tersebut, Desa Nain dan Nain Satu kini dapat menjadi contoh desa pesisir yang mampu mengolah kekayaan laut menjadi sumber ekonomi berkelanjutan, sekaligus memperkenalkan identitas kuliner khas Minahasa Utara ke tingkat yang lebih luas. (Josua)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP