
Manado, www.inspirasikawanua.com – Langkah nyata memperkuat pembangunan desa dan meningkatkan peran perempuan di wilayah pedesaan terus diambil. Rabu, 5 Agustus 2026, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa se-Sulawesi Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Manado, berlangsung penuh semangat dan dihadiri berbagai tokoh penting serta pemangku kepentingan dari seluruh penjuru provinsi.
Musda ini resmi dibuka secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jakob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa forum ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan momen strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan tekad dan komitmen seluruh pihak yang terlibat demi mendorong kemajuan desa-desa di Sulawesi Utara menjadi lebih baik, mandiri, dan sejahtera.

Kehadiran Bupati Franky Donny Wongkar dalam acara ini menjadi bukti nyata komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terhadap upaya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pembangunan desa. Sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, ABPEDNAS, serta Srikandi Jaga Desa diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah konkret yang semakin memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel. Tak hanya itu, kerja sama ini juga ditujukan untuk semakin mengangkat dan meningkatkan peran penting perempuan dalam pembangunan, serta mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan warga desa.
Melalui momentum Musda yang penuh makna ini, diharapkan seluruh jajaran Srikandi Jaga Desa dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota semakin kompak, bersatu, dan solid. Dengan kekuatan kebersamaan tersebut, mereka diharapkan dapat menjalankan perannya sebagai mitra strategis yang andal bagi pemerintah desa—terutama dalam mendukung terciptanya pembangunan yang melibatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, menjunjung tinggi keterbukaan informasi, serta selalu berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa secara menyeluruh.

Acara yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya. Di antaranya Anggota DPD RI, Ir. Stefanus B. A. N. Liow, M.A.P., yang juga menjabat sebagai Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara sekaligus Ketua DPD Desa Bersatu Sulawesi Utara; Ketua Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara, Ns. Gresty N. M. Masie, M.Kep., Sp.Kep.MB.; jajaran pimpinan dan pejabat Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara serta Kejaksaan Negeri; sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara; para pengurus ABPEDNAS; serta seluruh pengurus Srikandi Jaga Desa baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kehadiran beragam unsur pemangku kepentingan ini membuktikan bahwa semangat untuk membangun desa yang lebih baik bukanlah tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan adanya kesepahaman dan kesatuan visi yang terbentuk dalam Musda ini, diharapkan tercipta langkah-langkah yang lebih terarah, terpadu, dan berdampak luas demi mewujudkan desa-desa di Sulawesi Utara yang maju, mandiri, sejahtera, serta bermartabat. (Fanly)
![]()





