Antisipasi Tingkat Inflasi Cabe Dan Bawang, Bupati JG Tegaskan Setiap OPD Jadi Percontohan Berkebun Diseputaran Kantor

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Untuk mengantisipasi tingkat Inflasi bahan bakar minyak (BBM) sehingga mempengaruhi juga inflasi pada cabe dan bawang merah yang merupakan bahan pokok atau bahan utama yang dipakai sehari-hari masyarakat Minut. Maka pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dalam hal ini Bupati Joune Ganda SE MAP menyampaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup pemerintah Kabupaten Minut harus menjadi pilot projek bagi masyarakat agar dapat ikut berkebun atau menanam cabe juga bawang untuk mengantisipasi inflasi atau untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Baca juga:  Peran LPEI di Balik Kisah Sukses Jakarta Candle, UMKM yang Berhasil Bawa Lilin Aroma Kayu Manis ke Mancanegara

“Jadi ini adalah gerakan untuk kita juga memberi contoh pada masyarakat bahwa OPD-OPD yang ada di kabupaten Minut harus ikut berperan aktif dalam menjaga kedaulatan pangan termasuk di sektor-sektor yang menjadi trigger dari inflasi tadi seperti cabe dan bawang merah. Jadi wajibkan dimasing-masing OPD untuk ikut memanfaatkan lahan seputaran kantornya untuk bisa bercocok tanam dengan tanaman cabe dan bawang merah. Ini juga menjadi salah satu langkah untuk mendukung program pemerintah provinsi Sulawesi Utara pak Gubernur Olly Dondokambey dan pak Wakil Gubernur Steven Kandouw dengan gerakan Marijo ba Kobong,” tegas Bupati.

Baca juga:  Rektor Sompie Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas 2 Mei di Unsrat

Lanjut, Bupati juga memerintahkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minut Ir Wangke Karundeng untuk kembali mendata setiap kelompok tani yang ada agar pemerintah dapat memberikan bantuan berupa pupuk dan bibit cabe dan bawang. (Josua)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *