Mengadu Ke Bupati, Oknum Pala Jaga 7 Desa Tanggari Belum Mendapatkan Sanksi Tegas

oleh

 

Masyarakat desa Tanggari Penerima bantuan beras yang diganti dengan keluarga oknum Pala.
Masyarakat desa Tanggari Penerima bantuan beras yang diganti dengan keluarga oknum Pala.

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Masalah oknum kepala jaga 7, desa Tanggari, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, yang seenaknya mengganti penerima cadangan beras dari masyarakat yang membutuhkan diganti dengan keluarga dekat oknum pala tersebut masih terus berlanjut.

Kali ini sejumlah masyarakat desa Tanggari meminta Hukum Tua Oscar Nelwan agar bertindak tegas dalam hal itu ini langsung mengganti oknum Kepala Jaga 7 tersebut.

“Torang minta Pak Hukum Tua ganti tu oknum pala kurang ngajar bagitu. Jangan dia mo bekeng -bekeng ulang. Kasiang torang memang benar-benar membutuhkan bantuan beras itu,” ungkap sejumlah masyarakat desa Tanggari yang bersama dengan Iriana Mailangky selaku penerima beras bantuan yang diganti keluarga oknum pala tersebut.

Dalam pernyataannya, Iriana juga mengaku kecewa dengan perbuatan oknum Pala tersebut.

“Nda hanya itu, pas kita mo ambe beras dia so ganti kong dia marah-marah le pa kita. Kita kecewa sekali, torang kasiang memang benar-benar butuh bantuan beras itu, karena memang torang orang tak mampu,” ungkap ibu Iriana dgn berkaca-kaca.

Baca juga:  Novie Paulus Pertanyaan Tindakan BKPP dan Dispendik Sengaja atau Disengajakan

Sementara itu, Hukum Tua Tanggari Oscar Nelwan ketika di konfirmasi media ini mengatakan bahwa dirinya telah memberikan surat peringatan ke-3 kepada kepala jaga 7 tersebut.

“Sebelumnya yang bersangkutan telah diberikan SP 1 dan 2 artinya sebelumnya telah memiliki Surat Peringatan atas pelanggaran yang dilakukan. Otomatis untuk masalah ini Kepala Jaga 7 mendapatkan SP 3. Dan kata siapa Hukum Tua tidak tegas ?, Saya telah menyerahkan prosesnya ke Kecamatan. karena laporan ini telah menjadi atensi dari Bapak Bupati dan Pak Sekda. Terkait Permohonan Rekomendasi pemberhentian, masih berproses di Kecamatan. ini sesuai dengan amanat sebagaimana yang telah di atur. Jadi dalam hal ini saya tetap komitmen dan tegas karena telah disampaikan berkali-kali agar jangan main main dengan Dana Desa termasuk bantuan-bantuan sosial bagi masyarakat,” tegas Nelwan

Baca juga:  VAP Pastikan BPU Al Hidayah Segera Diperbaiki, Jika Sesuai Aturan Ijin Untuk Masjid Akan Diteken

Sebelumnya  sesuai peryataan bapak Bupati pada saat pembagian beras di Desa Kema Tiga beberapa waktu lalu yang menekankan pentingnya program bantuan pangan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat dan berharap cadangan pangan ini dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Tapi ternyata yang terjadi di desa Tanggari justru sebaliknya, Pemerintah dianggap tidak peduli karena seolah membiarkan kasus ini tanpa sanksi yang tegas sehingga kesejahteraan masyarakat masih jauh dari harapan karena tidak dapat meringankan beban akibat ulah dari oknum Pala yang bertindak secara berani tanpa sepengetahuan Pimpinannya di Desa Tanggari. (Josua)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *