
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Hotel Sutanraja menjadi pusat perhatian seluruh kalangan Pramuka se-Kabupaten Minahasa Selatan ketika menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) IV Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2026. Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai tingkatan organisasi ini secara resmi dibuka oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Minahasa Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menekankan bahwa Muscab bukan hanya sekadar acara organisasi rutin, melainkan forum tertinggi yang memiliki peran sangat strategis dalam menjamin keberlangsungan serta kemajuan Gerakan Pramuka di tingkat kabupaten. “Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi ini, Muscab menjadi wadah yang sangat penting untuk berbagai hal krusial,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia menjelaskan bahwa melalui Muscab, seluruh jajaran Pramuka dapat menyampaikan pertanggungjawaban kepengurusan masa bakti sebelumnya, melakukan evaluasi mendalam terhadap seluruh program kerja yang telah dilaksanakan, menetapkan kebijakan baru serta program kerja yang komprehensif untuk masa bakti berikutnya, dan yang tidak kalah pentingnya adalah memilih kepengurusan baru yang memiliki kapasitas dan komitmen untuk membawa Gerakan Pramuka menjadi lebih maju, profesional, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang semakin cepat.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan secara khusus mengapresiasi seluruh jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka dan panitia penyelenggara atas kesuksesan penyelenggaraan Muscab IV tahun ini. Bupati Franky Donny mengungkapkan rasa bangganya melihat kontribusi besar yang diberikan oleh Gerakan Pramuka yang saat ini memiliki sekitar 4.800 anggota tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Minahasa Selatan.
“Gerakan Pramuka telah menunjukkan komitmen yang luar biasa sebagai organisasi pendidikan karakter yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui berbagai kegiatan pembinaan yang berkelanjutan, program peningkatan kapasitas bagi anggota dan pengurus, partisipasi aktif di berbagai ajang tingkat daerah maupun nasional, serta serangkaian aksi kepedulian sosial yang menyentuh hati, Pramuka telah membuktikan perannya sebagai agen perubahan positif bagi generasi muda kita,” jelasnya dengan nada penuh penghargaan.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar Muscab IV tahun ini berlangsung dengan penuh semangat demokratis, transparansi yang tinggi, akuntabilitas yang jelas, serta selalu menjunjung tinggi semangat persaudaraan yang menjadi salah satu pijakan utama Gerakan Pramuka. “Kita berharap Muscab kali ini mampu menghasilkan kepengurusan yang memiliki integritas yang tak tergoyahkan serta program kerja yang inovatif dan adaptif terhadap berbagai tantangan yang ada,” ucapnya.
Di tengah arus perkembangan teknologi yang begitu pesat dan perubahan sosial yang tak terhindarkan, Bupati Franky Donny menegaskan bahwa Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membentuk generasi muda yang berkualitas. “Kita butuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, integritas yang tinggi, disiplin dalam setiap tindakan, berjiwa kebangsaan yang luhur, serta memiliki daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Semua ini bertujuan untuk mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila yang kita junjung tinggi bersama,” paparnya.
Hadir dalam acara yang penuh makna ini tidak hanya dari kalangan Pramuka lokal, tetapi juga beberapa tokoh penting dari tingkat provinsi hingga nasional. Antara lain, Ketua Kwartir Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Prof. Dr. Ir. Grevo Gerung, M.Sc., yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara. Dalam kesempatan itu, Kak Grevo – sapaan akrab untuk Prof. Grevo Gerung – menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Muscab yang sangat baik dan mengajak seluruh Pramuka Minahasa Selatan untuk terus menjadi contoh bagi daerah lain di Sulawesi Utara.

Turut hadir juga Kak Azri, yang menjabat sebagai Anggota Pusdatin Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, yang dalam paparannya menyampaikan dukungan penuh dari pusat terhadap perkembangan Pramuka di Minahasa Selatan dan mengingatkan pentingnya data yang akurat dalam pengelolaan organisasi.
Kak John Moningka, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Minahasa Selatan yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa Selatan, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan masa bakti sebelumnya. Ia mengungkapkan berbagai capaian yang telah diraih, mulai dari peningkatan jumlah anggota, pelaksanaan berbagai program pembinaan, hingga partisipasi dalam berbagai kegiatan tingkat nasional yang membawa nama baik Minahasa Selatan.
Selain itu, hadir pula Kak Dr. Fietber Raco, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa Selatan yang juga merupakan Anggota Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Minahasa Selatan, beserta jajaran pemerintah daerah yang turut mendukung suksesnya kegiatan ini. Para camat se-Kabupaten Minahasa Selatan yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) juga hadir untuk memberikan dukungan penuh kepada Pramuka tingkat ranting masing-masing.
Kak Luki Lumi, sebagai Ketua Panitia Musyawarah Cabang IV Gerakan Pramuka Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2026, menyampaikan bahwa seluruh panitia telah melakukan persiapan yang matang selama berbulan-bulan untuk memastikan acara berjalan lancar dan sesuai dengan harapan semua pihak. “Kita berusaha menyelenggarakan Muscab yang tidak hanya sesuai dengan aturan, tetapi juga memberikan pengalaman yang berharga bagi setiap peserta yang hadir,” ungkapnya.
Tak ketinggalan, dalam acara pembukaan Muscab ini juga turut diundang para calon peserta Jambore Nasional Tahun 2026 dari Kabupaten Minahasa Selatan. Para calon peserta yang penuh semangat ini mendapatkan motivasi langsung dari Bupati dan para pembicara untuk terus meningkatkan diri dan menjadi duta baik bagi daerah mereka di ajang nasional yang akan datang.
Acara pembukaan Muscab IV Gerakan Pramuka Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2026 ditutup dengan doa bersama dan penandatanganan prasasti pembukaan oleh Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., diiringi dengan nyanyian lagu Mars Pramuka yang dinyanyikan dengan penuh semangat oleh seluruh peserta hadir. Kegiatan Muscab sendiri akan berlangsung selama tiga hari penuh dengan berbagai sesi diskusi, evaluasi, dan proses pemilihan kepengurusan baru yang diharapkan akan membawa Gerakan Pramuka Minahasa Selatan memasuki babak baru yang lebih baik dan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan daerah dan bangsa. (Fanly)
![]()





