Sasar Kecamatan Wori, Kejari Minut Ingatkan Para Kumtua Hindari Penyalahgunaan Dandes dan Optimalkan Potensi Desa, Penguatan Data Juga Aplikasi Real-Time Monitoring Village

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com  – Upaya memperkuat tata kelola Dana Desa (Dandes) yang transparan dan akuntabel kembali ditegaskan Kejaksaan Negeri Minahasa Utara (Kejari Minut) melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Kecamatan Wori, Jumat (12/12/2025). Kepala Seksi Intelijen (Kasie Intel) Kejari Minut, Ivan Day Iswandy, SH, memimpin langsung kegiatan tersebut dengan menyasar seluruh Hukum Tua (Kumtua) dan perangkat desa se-Kecamatan Wori.

Dalam pemaparannya, Ivan menegaskan bahwa penyalahgunaan Dana Desa merupakan tindakan yang tidak hanya berdampak hukum, tetapi juga merugikan masyarakat karena menghambat pembangunan serta kesejahteraan desa.

“Dana Desa adalah amanah. Penyalahgunaannya bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi juga merampas hak masyarakat untuk mendapatkan pembangunan yang layak,” ujar Ivan Day Iswandy.

Ia juga mengingatkan seluruh pemerintah desa untuk memahami aturan pengelolaan anggaran dan memastikan setiap program benar-benar berpihak pada kebutuhan warga.

Kasie Intel kembali menekankan pentingnya pemanfaatan Aplikasi Real-Time Monitoring Village Management Funding yang dimiliki Kejaksaan RI dan kini telah terkoneksi dengan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Aplikasi tersebut dinilainya sebagai instrumen penting dalam memastikan pengawasan yang akurat dan transparan.

Baca juga:  KPU Minut Akomodir Pasangan Independen Sompie-Sicilia Ketahapan Berikutnya

“Melalui aplikasi ini tidak ada lagi ruang manipulasi data. Semua transaksi dapat diawasi secara real time sehingga desa dapat bekerja lebih profesional dan bersih,” tegas Ivan.
“Kehadiran Kejaksaan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk mencegah lebih awal munculnya potensi penyimpangan agar tidak berkembang menjadi persoalan hukum,” tambahnya.

Selain pengawasan anggaran, Ivan juga menyoroti pentingnya penguatan basis data desa sebagai landasan perencanaan pembangunan.

“Setiap desa wajib memiliki bank data yang lengkap. Tanpa data, perencanaan hanya berdasarkan asumsi. Dengan data yang kuat, desa bisa mengelola potensi lokalnya dan bergerak menuju desa mandiri bahkan desa modern,” jelasnya.

Menurutnya, desa-desa di Kecamatan Wori memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi berkelanjutan.

Camat Wori, Oktavianus Mayuntu, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan Kejari Minut sangat dibutuhkan oleh para aparat desa agar semakin memahami prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca juga:  Pdt Rindengan Sebut Olly Dan Rita Jadi Pasangan Panutan Dalam Silver Wedding Keluarga Dondokambey-Tamuntuan

“Kami berterima kasih kepada Kejari Minut, khususnya Kasie Intel, yang terus memberikan pendampingan dan pengawasan. Kegiatan ini sangat penting agar para Hukum Tua dan perangkat desa memahami batasan, aturan, dan cara bekerja yang benar dalam mengelola Dana Desa,” ujar Mayuntu.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kecamatan siap mendukung penerapan aplikasi monitoring anggaran serta mendorong desa-desa di Wori untuk terus berinovasi mengembangkan potensi lokal masing-masing.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh para Kumtua serta staf kecamatan. Para peserta berharap sosialisasi seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas serta integritas pengelolaan pemerintahan desa. (Josua)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP