
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Semangat kemerdekaan dan komitmen pembangunan yang berkelanjutan berkumandang di halaman Kantor Bupati Minahasa Selatan pada Jumat pagi. Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Wakil Bupati, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Momen bersejarah ini semakin istimewa karena berbarengan dengan peluncuran dua program strategis daerah, yaitu Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 dan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), yang menjadi bukti nyata langkah pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan masyarakat yang sehat.
Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat namun penuh semangat ini ditandai dengan pemukulan tetengkoren – alat musik tradisional yang menjadi simbol kebersamaan dan tanda dimulainya sebuah kegiatan besar – yang dilakukan langsung oleh Bupati Franky Donny Wongkar. Beliau didampingi oleh Wakil Bupati Theodorus Kawatu, serta diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu, S.H., M.Si., para Asisten Sekretaris Daerah, dan jajaran pimpinan instansi daerah. Turut serta dalam momen penting ini adalah Ketua Panitia Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Minahasa Selatan, Sonny Makaenas, A.P., S.IP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Minahasa Selatan, Ny. Daisye Maleke-Maindoka.

Dalam amanatnya, Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” bukan sekadar seremonial belaka. Tema ini merupakan cerminan dari amanah besar yang harus dijalankan seluruh elemen bangsa, termasuk di Kabupaten Minahasa Selatan, untuk mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan itu dengan karya nyata, pembangunan yang berkeadilan, dan pelayanan yang prima. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Forkopimda, seluruh jajaran pemerintah daerah, panitia pelaksana, tenaga kesehatan, satuan pendidikan, pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, serta seluruh masyarakat yang senantiasa mendukung setiap langkah pembangunan di daerah ini,” ujar Bupati Franky dengan penuh semangat.
Lebih lanjut disampaikan, semangat kemerdekaan harus menjadi momentum penguatan persatuan, gotong royong, dan komitmen bersama. Hal ini sejalan dengan visi besar daerah, yaitu “Kabupaten Minahasa Selatan Semakin Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, yang menjadi arah tujuan seluruh kebijakan dan program kerja pemerintah daerah ke depannya.

Pariwara Antikorupsi 2026: Bangun Budaya Integritas dan Tata Kelola Bersih
Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah peluncuran Pariwara Antikorupsi Tahun 2026. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi. Korupsi dipandang sebagai musuh bersama yang dapat menghambat laju pembangunan dan merusak kepercayaan publik, sehingga pemberantasannya harus menjadi gerakan massal yang melibatkan seluruh elemen.
Melalui peluncuran ini, seluruh 4.746 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan serta seluruh masyarakat luas diajak untuk berperan aktif menjadi bagian dari gerakan antikorupsi. Pemerintah daerah menegaskan penolakan tegas terhadap segala bentuk praktik buruk seperti suap, pungutan liar, gratifikasi, penyalahgunaan wewenang, hingga konflik kepentingan yang merugikan negara dan rakyat.
“Kejujuran harus menjadi budaya kita, pelayanan yang bersih harus menjadi komitmen utama kita, dan integritas harus menjadi identitas yang kita banggakan serta sebarkan ke mana saja, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Bupati Franky. Gerakan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemerintahan yang sehat, di mana setiap kebijakan dan anggaran digunakan tepat sasaran demi kesejahteraan warga Minahasa Selatan.
Luncurkan Program BIAS: Kejar Target Imunisasi Nasional Demi Generasi Sehat
Di sisi lain, kesehatan generasi muda juga menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Pada kesempatan yang sama, secara resmi diluncurkan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026. Program ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan perlindungan kesehatan bagi anak-anak usia sekolah, sekaligus menindaklanjuti data capaian imunisasi tahun sebelumnya yang masih belum memenuhi standar nasional.
Data menunjukkan bahwa capaian imunisasi Campak Rubela pada tahun 2025 baru mencapai 63 persen, sedangkan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) baru mencapai 70,5 persen. Angka ini masih berada jauh di bawah target nasional yang ditetapkan sebesar 95 persen. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan memperkuat kolaborasi.
“Kesehatan anak adalah masa depan bangsa. Kita tidak boleh berpuas diri dengan capaian saat ini. Diperlukan kerja sama yang erat antara Dinas Kesehatan, seluruh jajaran puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, pihak sekolah, para guru, orang tua, serta seluruh masyarakat. Edukasi yang berkelanjutan harus terus digalakkan agar masyarakat memahami pentingnya imunisasi, sehingga target tahun 2026 dapat tercapai dan seluruh anak di Minahasa Selatan mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal,” jelasnya.
Kehadiran tenaga kesehatan dan unsur pendidikan dalam acara ini menjadi bukti keseriusan bersama untuk memastikan program BIAS berjalan lancar dan merata hingga ke pelosok desa.

Jalan Sehat dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Wujud Dekat dengan Masyarakat
Rangkaian pembukaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini tidak hanya diisi dengan seremonial dan peluncuran program, tetapi juga kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat. Usai pemukulan tetengkoren, seluruh peserta yang hadir, mulai dari pimpinan daerah, pejabat, hingga warga masyarakat, bersama-sama mengikuti jalan sehat dan senam bersama di lingkungan kantor pemerintahan. Suasana terlihat sangat akrab, penuh kebersamaan, dan penuh semangat kekeluargaan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang hadir. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap kondisi kesehatan masyarakatnya, sekaligus sebagai bentuk edukasi akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh di tengah kesibukan sehari-hari.
Dihadiri Berbagai Elemen Penting Daerah
Kegiatan penting ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat kunci di wilayah Minahasa Selatan. Selain Sekretaris Daerah Glady Kawatu, hadir pula para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Camat, Lurah, Hukum Tua, serta segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hadir Wakil Kepala Kepolisian Resor Minahasa Selatan, Kompol Juli Bandangan, S.H., yang mewakili Kapolres Minahasa Selatan, serta Perwira Penghubung Kodim 1302/Minahasa, Mayor Infanteri Rekom Mulayadi, yang mewakili Komandan Kodim 1302/Minahasa.
Turut hadir para pimpinan atau perwakilan Instansi Vertikal, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sektor perbankan, dan pihak swasta yang selama ini menjadi mitra strategis pembangunan daerah. Kehadiran Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Minahasa Selatan, Pendeta Daysye Maleke Maidoka, M.Th., juga menambah semarak acara ini.
Dengan dibukanya rangkaian kegiatan ini, diharapkan seluruh agenda peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Minahasa Selatan dapat berjalan sukses, penuh makna, dan semakin mempererat persatuan serta semangat kerja sama seluruh elemen masyarakat demi kemajuan daerah tercinta. (Fanly)
![]()




